Bupati Tegal Tanam Tebubuya di Bank TGR

{"autoplay":"true","autoplay_speed":3000,"speed":300,"arrows":"true","dots":"true"}

 

Bupati Tegal diikuti Sekda Kab. Tegal dan seluruh kepala SKPD dilingkungan pemerintah kabupaten Tegal melakukan penanaman pohon Tabebuya dilingkungan Bank TGR dan sekitarnya Jumat, 4 Januari 2019.

Penanaman pohon tabebuya dilingkungan Bank TGR dilakukan oleh Bupati Tegal Ibu Dra Hj Umi Azizah, kemudian diikuti penanaman oleh Sekda Kabupaten Tegal Bapak dr. H. Widodo Joko Mulyono dan selanjutnya oleh Direktur Utama Bank TGR Ahmad Efendi ZN, SE, MSi.

Selanjutnya bersama rombongan Bupati Tegal melakukan penanaman pohon tabebuya di sepanjang jalan Ahmad Yani Slawi dan Taman Rakyat Slawi (TRASA).

Dalam sambutannya Bupati Tegal menyatakan penanaman pohon tabebuya dimaksudkan,  disamping untuk mempercantik kota, juga untuk konservasi alam. Pohon Tabebuya adalah jenis pohon lindung, disamping pencegahan terhadap erosi dan longsor juga membantu ketercukupan air bersih.

Tabebuya (Chrysotricha) adalah jenis tanaman yang berasal dari negara Brasil termasuk jenis pohon besar, dan seringkali orang kebanyakan menyebutnya sebagai tanaman Sakura, karena bila berbunga bentuk mirip seperti bunga sakura. Pohon Tebebuya memiliki kelebihan di antaranya daunnya tidak mudah rontok, disaat musim berbunga maka bunganya terlihat sangat indah dan lebat, akarnya tidak merusak rumah atau tembok walau berbatang keras.

Tanaman Tabebuya memiliki bunga yang berbeda-beda warna. Ada warna kuning dan berbentuk terompet, juga ada banyak sekali spesies tabebuya dan berasal dari berbagai negara dengan genustabebuia dan dengan warna bunga beraneka macam, tetapi yang sering dijumpai di Indonesia yang kuning terompet dengan Bunga pohon tabebuya memiliki panjang 3 –11 cm, berbentuk terompet dan bergerombol.

Setiap spesies pohon tabebuya memiliki warna yang berbeda-beda, saat ini warna yang banyak dikenal adalah putih, pink muda, kuning, kuning ke-orange-an, magenta, pink tua, dan ada yang merah. motif garis warna ungu di dalam bunga. Tabebuia merupakan pohon lindung yang mampu berbunga dan memiliki bentuk bunga yang bagus. Selain memiliki beberapa pilihan warna, Tabebuia pada musim berbunganya mampu menghasilkan jumlah bunga yang sangat banyak dan tidak putus sejak awal musim kemarau hingga menjelang musim hujan. Bahkan sekarang ini musim pembungaan dapat diatur dengan manipulasi pola pemupukan.

Habitat asli Tabebuya berasal dari daerah dengan iklim kering, sehingga memiliki ketahanan hidup yang tinggi dalam kondisi kekeringan. Hal ini sangat sesuai karena tanaman penghijauan umumnya dihadapkan pada kurangnya penyiraman disaat musim kemarau. Pohon ini adalah pohon hias populer dapat tumbuh di berbagai jenis tanah di daerah subtropis dan tropis. Tabebuya adalah pohon rendah pemeliharaan, membutuhkan pemangkasan hanya untuk memangkas tangkai mati atau rusak. Hama atau penyakit jarang mengganggu pohon tropis.

Tabebuya sudah dijadikan tanaman peneduh jalan raya di Surabaya, Batu, Magelang, Malang, Purwokerto, Kediri, Karanganyar dan kota-kota lainnya.  Saat ini Bupati Tegal Dra. Hj. Umi Azizah Sedang menggalakkan penanaman pohon tabebuya diseluruh wilayah kabupaten Tegal